Luar Biasa, Kabupaten Jembrana Berhasil Mendapat Penghargaan Nasional

- 21 September 2022, 14:32 WIB
Jembrana mendapat penghargaan sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang menjadikan data desa berbasis SDGs desa sebagai pondasi utama dalam melaksanakan pembangunan
Jembrana mendapat penghargaan sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang menjadikan data desa berbasis SDGs desa sebagai pondasi utama dalam melaksanakan pembangunan /Ahmad Latief Fahrezi/Denpasar Update

JEMBRANABALI.COM - Masyarakat Bali, khususnya warga Jembrana, patut berbangga. Sebab Kabupaten Jembrana telah menorehkan prestasi level nasional dengan mendapat penghargaan sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang menjadikan data desa berbasis SDGs desa sebagai pondasi utama dalam melaksanakan pembangunan, dari Kementerian Desa Daerah tertinggal dan Transmigrasi RI.

Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba, di sela sela launching program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) di gedung Mendopo Kesari Negara- Jembrana, Selasa (20/9).

Selain data berbasis SDGs desa, turut diserahkan pula piagam penghargaan desa mandiri. Piagam ini adalah penghargaan atas komitmen bupati dalam mendorong percepatan pembangunan desa sehingga mencapai status mandiri, maju, dan berkembang.

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Libra Bisa Menjadi Teman Istimewa Terbaik

Terkait penghargaan, Mendes PDTT menyampaikan pentingnya data yang valid untuk pembangunan. Ia menyebut jika menginginkan data yang valid itu ada di desa.

“Kalau kita mau data yang valid, update, akurat, sudah diupgrade dan berskala mikro itu adanya di desa. Di Jembrana ini bukan hanya desa tetapi juga kelurahan yang didata berbasis SDGs. Sehingga total kawasan di Jembrana sudah terdata dengan bagus.”

“Sudah begitu diintegrasikan dengan kebutuhan seluruh OPD. Ini yang membedakan dengan tempat lain sehingga ini adalah bentuk dari pengembangan dari SDGs desa menjadi SDGs kabupaten yang basisnya tetap pada basis desa/kelurahan,” kata Abdul Halim Iskandar.

Baca Juga: Rabu Ini, Artemis I Akan Melakukan Tes Lanjutan Persiapan Peluncuran Misi ke Bulan

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Gus Menteri ini meyakini, melalui data yang terkumpul dengan baik , berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Jembrana akan mudah terdeteksi.

“Ketika mudah terdeteksi maka pimpinan akan mudah mengambil langkah yang tepat sasaran sesuai dengan permasalahan yang terjadi. Di sinilah Bupati berhasil menyelesaikan kesenjangan yang selama ini menjadi permasalahan setiap daerah yaitu antara data, fakta, dan perencanaan,”.

Ia menambahkan, melalui data desa berbasis SDGs ini, Jembrana sudah memiliki sebuah proses perencanaan yang berbasis data. Itu artinya pembangunan yang dilakukan betul-betul dirancang sesuai prioritas pada penyelesaian masalah sehingga mempermudah terwujudnya percepatan berbagai hal sesuai visi misi yang disusun.

Editor: Sri Wahyu Ningsih

Sumber: jembranakab.go.id


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x